Tampilkan postingan dengan label traditional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label traditional. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Juli 2011

Bumbu Pecel

Resep asli dari Mbak Lia, dapurgue, nyaris nggak ada perubahan, hanya dibikin banyak ;-)

Bahan:
1 kg kacang tanah, goreng
1 ons cabe merah, cuci & rajang
20 siung bawang putih
20 cm kencur, kerok & potong-potong
35 lembar daun jeruk purut, sobek-sobek, buang tulang daun
5 sdt garam
500 gr gula merah
2 sdt asam jawa tanpa biji
minyak goreng untuk menumis.

Cara Membuat :
  1. Tumis bawang putih, cabe, dan kencur hingga layu, tambahkan daun jeruk, matikan api.
  2. Campur semua bahan menjadi 1 & bawa ke penggilingan.
  3. Tambahkan cabe rawit jika ingin pedas.
  4. Jika tidak sempat, pesen saja di aku.....

Sabtu, 04 Juni 2011

Apem Selong

Resep ini adalah modifikasi resep Serabi Notokusuman dari (klo gak salah) Mbak Nina di NCC. Kalau Serabi Notokusuman, proses pencetakan/pemanggangan lebih lama karena setelah adonan 1/2 matang akan disiram dengan 'santan kani' sehingga ada 'blondo'nya, kemudian diberi topping keju parut, meses, irisan nangka, atau pisang.

Bahan :
500 gr tepung beras
250 gr gula
800 ml santan matang (4 gelas)
1 sdt ragi instan
1 sdt garam
Topping  keju parut, meses, irisan nangka, atau pisang (jika suka)

Cara :
1. Rendam ragi instan dengan 1/3 gelas air hangat, biarkan mengembang/berbusa
2. Campur tepung beras, gula, santan, dan garam.
3. Tambahkan cairan ragi, biarkan hingga muncul gelembung udara/berbuih
4. Saring dan siap dicetak.

Catatan :
# 4 gelas didapat dari 1/2 butir kelapa
# ragi dikembangkan terlebih dahulu untuk memastikan masih baik atau tidak, jika ragi rusak, adonan tidak akan mengembang.
# topping ditambahkan saat adonan 1/2 matang.
# ciri sudah matang, adonan dari berwarna putih menjadi agak bening/transparan.

Hasil jadi : 25-30 buah

Selamat mencoba............. (foto nyusul ya... belum sempat)












`

Rabu, 26 Januari 2011

Jamu Godhog

Pas pertemuan keluarga awal Januari lalu, kusajikan jamu sebagai minuman, hmm... seger...... Alhamdulillah semua suka, bahkan Pak Lik dari Malang minta sisanya buat diminum di perjalanan.

Bahan :
  • 1/2 kg temulawak
  • 1/2 kg kunyit
  • segenggam temu kunci (beli Rp. 500)
  • 1/4 kg asam jawa (bisa diganti sebagian/seluruhnya dengan jeruk nipis)
  • 2 kg gula pasir
  • 1/4-1/2 kg gula merah (tergantung selera, suka warna gelap/tidak)
  • 4 sdt garam (1sdt = 1 sdk obat)
  • air 1 panci blirik besar
  • kayu manis (bila suka)

Cara Membuat :
  • Cuci bersih semua umbi, sikat dengan sikat gigi bekas.
  • Potong-potong, masukkan panci.
  • Tambahkan air, gula & asam (juga kayu manisnya)
  • Didihkan, matikan api
  • Tambahkan garam & cicipi, jika kurang asam tambahkan perasan jeruk nipis.
Hasil jadi cukup untuk minum 150an orang.



Yang di panci blirik kecil ini menggunakan 1/4 resep di atas. Setelah habis bisa ditambah air lagi & direbus ulang dengan menambahkan air, gula, garam, & perasan jeruk nipis.
Foto di gelas adalah hasil rebusan ke-2, begitu juga yang di panci.

Selamat Mencoba.....

Kamis, 17 Juli 2008

Lumpur Pandan

Dicetak di cetakan poffertjes, nganyari ceritanya, jadinya buaaanyauaakk banget!!! Untungnya semua pada suka …. Alhamdulillah.





Bahan :
250 gr gula
3 butir telur
500 gr kentang, kukus haluskan
250 gr terigu
450 ml santan (200 ml santan instant + air)
100 gr margarin leleh
½ sdt garam
½ sdt pasta pandan

Cara membuat :
1. Kocok telur & gula sampai gula larut (speed 1), tambahkan garam dan kentang. Kocok speed 1, bila terasa berat tambahkan sedikit santan. Tambahkan terigu & santan bergantian. Tambahkan margarine leleh, aduk. Tambahkan pasta pandan.
2. Panggang.

Bubur Sunsum

Lagi sempat, musti kejar-kejaran sama waktu tidur baby, sehingga banyak banget yang bisa diposting hari ini.




Bahan :
50 gr tepung beras
1 atau 2 pack santan kara @ 60 ml (sesuai selera)


500 ml air

1/2 sdt garam

1 lbr daun pandan


75 gr gula jawa
150 ml air



Cara membuatnya:

  1. Cairkan tepung beras dengan 200ml air, aduk rata sisihkan.
  2. Masak sisa air dengan santan kara, garam dan daun pandan hinggamendidih, lalu tuang cairan tepung beras. Aduk rata biarkan buburmeletup-letup sebentar. Angkat.
  3. Dipanci lain, masak gula jawa dan air hingga gula larut dan mendidih.Angkat, saring. Sajikan.

Rabu, 16 Juli 2008

Bika Ambon

Udah lama beli buku Bika Ambon karangan John Dean. Caranya gampang tapi harus sabar, sedangkan bahannya gampang-gampang susah. Cari sagu tani di Sinar Yong Sby gak ada, ee... taunya ada juga di Gresik. Trus... santannya harus dari kelapa segar, jadi musti ke pasar. Duh.... harus sering menjelajah ke pasar ini.



Bahan :
375 gr santan dari 1 butir kelapa (kurleb 400 ml)
5 gr daun jeruk purut(kurleb 10 lembar)
5 gr daun pandan (kurleb 5 lembar)
1 1/2 sdt garam
375 gr sagu tani
8 kuning telur
300 gr gula pasir
300 ml air
4 gr ragi instant --> larutkan ragi dalam air

Cara :



  1. Peras kelapa tanpa air, tambahkan sedikit air sampai didapat 400 ml santan.

  2. Masak santan bersama daun jeruk purut, pandan & garam, setelah mendidih matikan api & aduk-aduk terus hingga agak dingin agar tidak pecah. Saring, dinginkan.

  3. Masukkan tepung sagu ke dalam santan, aduk rata, tambahkan kuning telur aduk rata, tambahkan gula & air ragi, aduk rata.

  4. Saring adonan, tutup (agar tidak kena kotoran) dan biarkan 8 jam.

  5. Tuang ke loyang 20x20x7 yang dioles mentega. Panggang api kecil, biarkan pintu oven terbuka sampai terbentuk gelembung. Jika gelembung udara sudah kering dan sarang terbentuk jelas, tutup oven, gunakan api atas untuk mengeringkan permukaan kue.

  6. Angkat, dinginkan, &... tara... bika ambon siap dinikmati.

Monggo dicoba....